Kantor Kecamatan dan Kelurahan di DKI Banyak Yang Rusak

Jakarta, portalinfokom.id – Sejumlah kantor Kecamatan dan Kelurahan di wilayah DKI Jakarta memprihatinkan.

Pasalnya, selain berantakan kantor yang merupakan tempat untuk melayani warga ini mengalami kerusakan berat maupun ringan.

Meski begitu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, yang dipimpin Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede terkesan tidak mau tahu dan cuek saja atas kerusakan yang terjadi. Padahal biaya perawatan maupun perbaikan kerusakan kantor-kantor ini setiap tahun nya digelontorkan dari APBD.

Warga yang datang berkunjung ke kantor tersebut jadi was-was, karena keadaan kantor tersebut saat ini mengalami kerusakan berat seperti atap enternit hancur dan tulang-tulang kaso atap nya doyong ke bawah dan ubin kantor itu berantakan.

“Waduhhh, kantor pelayanan masyarakat kok dibiarkan rusak begini. Ubinnya (lantai) juga pada berantakan,” keluh Joko (47) warga Kramat, Senin (26/02/2018).

Ia mengatakan, yang namanya kantor pelayanan masyarakat itu sepertinya ada anggaran perawatan dan pemeliharaannya.

“Setahu saya, ada anggaran perawatannya. Apalagi ini kantor pemerintah,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Bina Bangun Bangsa (BBB) Nur Ridwan menyatakan keprihatinannya terhadap Biro Tapem yang tidak mau tahu tentang kerusakan terhadap kantor  kecamatan dan kantor kelurahan di wilayah DKI Jakarta.

“Saya sangat prihatin sekali melihat kondisi kantor pelayanan masyarakat di DKI Jakarta masih ada seperti itu,” ucap Ridwan, Senin (26/02/2018).

Kerusakan seperti itu, kata Ridwan seharusnya bisa diatasi karena anggaran perawatan kantor diusulkan setiap tahunnya.

“Anggaran perawatan setiap tahun digelontorkan dari APBD,” jelasnya.

Dengan kejadian kerusakan di setiap kantor ini, seharusnya Biro Tapem harus memperketat pihak ketiga (rekanan).

“Yang mengerjakan perawatan dan perbaikan kantor itu kan pihak ketiga. Ultimatum saja mereka (rekanan) agar bekerja profesional sesuai aturan. Kalau tidak sesuai rekanan tersebut di Black list saja,” tegasnya.

Ia pun meminta pengerjaan yang dikerjakan rekanan tentunya dengan kualitas yang terbaik dan profesional dalam bidangnya.

“Nanti ketahuan kok mana saja rekanan yang pekerjaannya asal jadi dengan kualitas yang bagus,” tandasnya. (Van)

%d blogger menyukai ini: